VIRAL! Tiga Orang Diduga Karyawan DPRD Jatim Berjoget di Jam Kerja, Publik Soroti Disiplin dan Etika

banner 468x60

SuaraAMI.id° SURABAYA, 15 September 2026 — Sebuah video yang memperlihatkan tiga orang yang diduga merupakan karyawan di lingkungan DPRD Provinsi Jawa Timur berjoget di halaman gedung DPRD Jatim viral di media sosial.

Video tersebut sontak menuai perhatian dan beragam komentar dari masyarakat. Pasalnya, aktivitas berjoget tersebut disebut terjadi pada jam kerja. Dalam video juga terlihat tulisan yang berbunyi, “Fokus Kerja Aja Kak, Gausah Whan When Whan When.”

Pesan tersebut sekilas mengandung ajakan untuk fokus bekerja. Namun, cara penyampaiannya justru menjadi sorotan publik karena dilakukan dengan berjoget di lingkungan gedung lembaga pemerintahan.

Jam Kerja Disorot, Publik Pertanyakan Prioritas

Viralnya video tersebut kemudian memunculkan pertanyaan mengenai kedisiplinan dan profesionalitas pegawai di lingkungan pemerintahan.

Masyarakat menilai bahwa jam kerja semestinya menjadi waktu untuk menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Terlebih, lingkungan DPRD merupakan bagian dari institusi publik yang melekat dengan kepentingan dan kepercayaan masyarakat.

Kritik yang muncul bukan semata-mata mengenai aktivitas berjoget, melainkan konteks waktu, tempat, serta kepatutan aktivitas tersebut ketika dilakukan pada jam kerja.

“Pesannya memang mengajak fokus kerja. Tetapi yang menjadi pertanyaan adalah, kalau dilakukan pada jam kerja, apakah kegiatan tersebut berkaitan dengan tugas kedinasan?” demikian salah satu tanggapan yang muncul di tengah perbincangan publik.

Publik Minta Penjelasan

Sejumlah pihak juga berharap ada penjelasan dari pihak terkait mengenai video tersebut.

Apakah aktivitas itu dilakukan pada waktu istirahat? Apakah merupakan bagian dari kegiatan kedinasan atau produksi konten? Atau memang dilakukan ketika yang bersangkutan seharusnya menjalankan tugas?

Pertanyaan tersebut penting untuk dijawab agar persoalan tidak berkembang hanya berdasarkan potongan video dan asumsi publik.

Jika memang aktivitas tersebut dilakukan di luar jam kerja atau merupakan bagian dari kegiatan resmi, tentu diperlukan penjelasan yang utuh. Sebaliknya, apabila benar dilakukan pada jam kerja tanpa kaitan dengan tugas kedinasan, maka persoalan kedisiplinan patut menjadi bahan evaluasi internal.

“Fokus Kerja” Harus Dibuktikan dengan Kinerja

Fenomena tersebut menjadi pengingat bahwa pesan mengenai disiplin kerja sebaiknya tidak berhenti pada tulisan atau slogan.

Datang tepat waktu, menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menyelesaikan pekerjaan, memberikan pelayanan kepada masyarakat, serta menjaga etika di lingkungan kerja merupakan bentuk nyata dari profesionalitas aparatur maupun pegawai lembaga publik.

Publik tentu berharap setiap lembaga pemerintahan menjaga citra dan wibawanya melalui kinerja nyata.

Hiburan dan kreativitas bukan sesuatu yang harus dilarang. Namun, waktu dan tempat tetap perlu diperhatikan, terlebih ketika aktivitas tersebut dilakukan di lingkungan kantor pemerintahan dan berpotensi menjadi konsumsi publik.

 

DPRD Jatim Diharapkan Beri Klarifikasi

Atas beredarnya video tersebut, pihak DPRD Provinsi Jawa Timur diharapkan dapat memberikan klarifikasi mengenai identitas ketiga orang dalam video, waktu pengambilan gambar, serta konteks aktivitas tersebut.

Redaksi tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dan tidak menyimpulkan adanya pelanggaran disiplin sebelum terdapat penjelasan maupun informasi yang terverifikasi dari pihak terkait.

Redaksi juga membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi DPRD Provinsi Jawa Timur maupun pihak-pihak yang merasa berkepentingan untuk memberikan penjelasan terkait video yang beredar tersebut.

Pada akhirnya, pesan “Fokus Kerja” akan jauh lebih bermakna apabila diwujudkan melalui kinerja dan kedisiplinan nyata, bukan sekadar menjadi tulisan dalam sebuah video yang kemudian viral di media sosial.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *